Senin, 25 Maret 2019

3 Alasan Utama Mengapa Harus Memilih AC hemat listrik

Berbicara mengenai AC, pasti erat kaitannya dengan listrik. Ya, kita ketahui bahwa AC merupakan alat yang berfungsi menurunkan suhu ruangan menjadi lebih sejuk dan nyaman untuk beraktivitas. Namun, tak dapat kita pungkiri bahwa penggunaan AC secara terus-menerus membuat tagihan listrik meningkat berkali-kali lipat. Tetapi, sekarang Anda tak perlu memikirkannya lagi, karena telah ada AC hemat listrik.


Keberadaan AC ini perlahan mulai menarik masyarakat untuk memperbarui AC yang dimiliki. Berikut adalah 3 alasan utama yang akan membuat Anda menyesal jika tidak segera memperbarui AC standar menjadi AC hemat listrik.

1.      Tingkat Penggunaan Energi
Kita ketahui bersama bahwa penggunaan AC menjadi hal krusial karena dianggap sebagai kebutuhan utama dengan kondisi udara saat ini. Namun, penggunaan AC menyebabkan terjadinya pemborosan energi yang membuat tagihan listrik meningkat.

Maka dari itu, berbagai perusahaan mulai memproduksi AC yang hemat listrik (baik inventer maupun low watt) yang secara langsung dapat mengurangi tagihan Anda, karena jumlah energi listrik yang digunakan jauh lebih kecil. Jika dibandingkan dengan AC sebelumnya, tagihan dengan AC ini mungkin akan membuat Anda berhemat ratusan ribu tiap bulannya. Sebuah alasan yang cukup menjanjikan bukan?

2.      Menggunakan Teknologi Canggih
Jenis AC ini merupakan yang terbaru dari tipe standar. Oleh karena itu, beberapa teknologi modern ditanamkan pada jenis AC ini, salah satunya adalah kompressor yang menggunakan arus DC.

Penggunaan arus ini dapat membuat suhu udara yang dihasilkan cenderung lebih stabil dan terjaga, karena kompressor yang tidak pernah mati selama beroperasi. Selain itu, AC ini juga dilengkapi dengan human sensor untuk mengoptimalkan pengoperasian AC berdasarkan kondisi ruangan. Anda dapat menikmati berbagai teknologi canggih ini jika menggunakan AC yang hemat listrik.

3.      Lebih Ramah Lingkungan
Penggunaan AC diketahui dapat merusak ozon karena refrigeran yang digunakan. Saat ini, Anda tak perlu takut menjadi agen perusak lingkungan karena sekarang terdapat AC yang sifatnya baik. Selain menghemat pemakaian listrik, AC ini juga lebih ramah lingkungan.

Benarkah? Ya, tentu saja. Keadaan ramah lingkungan ini diperoleh dari refrigeran yang digunakan yaitu jenis freon R410A dan R32. Freon tersebut tidak akan merusak lapisan ozon, seperti halnya freon R22 pada AC standar Anda miliki.  Jadi, pastikan bahwa Anda sudah tidak lagi menjadi agen perusak lingkungan dengan beralih ke jenis AC ini.

Nah, setelah membaca alasan diatas tentunya Anda sudah tidak bimbang lagi untuk memilih AC  yang hemat listrik menjadi bagian dari rumah dan kantor Anda. Di bawah ini adalah 2 jenis AC hemat listrik yang dapat dujadikan sebagai pilihan untuk memenuhi kebutuhan AC Anda: 

·                 AC Low Watt
AC jenis ini memiliki watt yang lebih stabil. Jadi, sejak pertama kali dinyalakan dan seterusnya, AC akan tetap berada pada watt yang sama. Contoh dari AC tipe ini adalah  AC Panasonic Low Watt (Alowa, EcoSmart 3) dan AC Changhong Low Watt.

·                  AC Inverter
AC jenis ini memiliki watt yang bervariasi dari suatu range tertentu. Jadi, saat pertama dihidupkan, AC akan bekerja pada watt yang tinggi agar lebih cepat mencapai suhu yang diinginkan, namun kemudian perlahan-lahan watt yang digunakan akan turun hingga pada range terendah. Contoh dari AC tipe ini adalah AC Daikin Inverter High dan AC Daikin Inverter Smile.

Setelah membaca penjelasan di atas, Anda pasti sudah tidak sabar untuk menggunakan AC terbaru ini bukan? Nah, pastikan bahwa Anda memilih jenis AC yang tepat untuk kebutuhan rumah maupun  kantor. Selain itu, upayakan bahwa nantinya AC dipasang oleh jasa yang mumpuni seperti halnya jasa pasang AC yang dapat Anda akses melalui CMSMAINTENANCE.CO.ID.
Read More

Jumat, 22 Maret 2019

3 Rekomenasi Tempat Romantis di Jakarta

Menghabiskan waktu bersama orang terkasih akan menjadi momen-momen yang berkesan dan membahagiakan. Apalagi jika waktu yang ada dinikmati berdua. Berbicara tentang banyak hal sembari menikmati suasana yang romantis dipadukan dengan menu makanan yang lezat pastilah menjadikan kebersamaan kamu dan pasangan semakin terasa sempurna.


Ya, tidak ada salahnya jika akhir pekan nanti kamu mengajak pasangan untuk bertolak ke kota Jakarta. Tidak perlu jauh ke luar negeri, bepergian bersama pasangan meski ke tempat dekat sekali pun akan tetap melahirkan kebahagiaan. Lagi pula tempat romantis di Jakarta juga banyak yang bisa kamu datangi.

Rekomenasi Tempat Romantis di Jakarta

Berikut adalah rekomendasi 3 tempat romantis yang ada di Jakarta.

1. Jet Ski Cafe
Cafe ini mengusung konsep yang unik, dimana ketika kamu dan pasangan berada di sini seolah-olah berada di atas dek kapal. Kesan romantis semakin terasa karena cafe ini berada di dekat laut. Tempat ini sangat cocok bagi kamu dan pasangan yang mendambakan tempat romantis yang bersebelahan dengan laut. Jet Ski Cafe berlokasi di Jln. Pantai Mutiara R No.57, Penjaringan, Jakarta Utara.

2. Restoran La Vue
Restoran ini berada di Hotel The Hermitage. Restoran La Vue ini mempunyai area rooftop yang bisa dimanfaatkan untuk menikmati suasana malam romantis bersama pasangan.

Tidak hanya menawarkan rooftop yang cozy, restoran ini juga menyediakan pilihan menu makanan yang akan melengkapi kebahagiaan kamu bersama pasangan terkasih. Restoran ini berada di Jln. Cilacap, No.1 RT.11 / RW.5, Menteng, Jakarta Pusat.

3. Kota Tua
Ingin merasakan suasana romantis yang tak biasa? Coba ajak pasangan kamu ke Kota Tua. Di tempat ini kamu dan pasangan bisa berjalan-jalan sambil melihat bangunan-bangunan bersejarah. Ditemani suara kendaraan sebagai musiknya, kebersamaan kamu dan pasangan akan semakin mengesankan.

Selain itu kamu juga bisa mengajak pasangan untuk mengendarai sepeda ontel. Bersepeda mengelilingi Kota Tua bersama orang tersayang tentulah sangat membahagiakan.

Demikianlah 3 tempat romantis di Jakarta yang dapat kamu kunjungi bersama pasangan. Untuk bisa sampai di kota Jakarta ini kamu bisa memesan tiket bus melalui www.redbus.id. Memesan tiket melalui layanan penyedia tiket yang terpercaya tentu memungkinkan kamu dan pasangan mendapatkan bus yang berkualitas. Dengan begitu perjalanan menuju Jakarta bisa berjalan dengan aman dan lancar.


Read More

Jumat, 08 Maret 2019

Jangan Nekat, Ini Waktu Tepat Ajukan Pinjaman Online



Kadang-kadang ada saja orang yang memaksakan diri untuk tetap mengajukan dana pada perusahaan peminjaman uang tanpa memikirkan kondisi keuangan serta baik dan buruknya.

Umumnya dorongan untuk melakukan hal tersebut karena desakan kebutuhan atau mungkin desakan memenuhi gaya hidup karena ingin menunjukkan eksistensi di hadapan orang lain.

Jika dilakukan terus menerus, justru akan merugikan. Perusahaan peminjaman uang memang memberikan kemudahan pendaftaran hingga pengajuan pencairan dana, tetapi bukan berarti bisa terus menerus dijadikan tempat bergantung utama.

Untuk menghindari masalah di kemudian hari, ada baiknya juga memikirkan waktu terbaik kapan harus mengajukan pinjaman tunai tanpa menjadi beban di kemudian hari.
Kondisi keuangan baik
Memang sih, pada saat kondisi keuangan stabil, kamu bisa mengajukan pinjaman tunai. Artinya antara pengeluaran dan pemasukan bisa terjaga. Bahkan lebih baik lagi jika pemasukan lebih besar daripada pengeluaran. Sehingga kamu bisa mengalokasikan dana untuk kebutuhan lainnya.

Dalam kondisi keuangan seperti ini kamu bisa mengajukan pinjaman tunai. Namun, tetap harus mempertimbangkan rasio ideal. Jangan mengajukan peminjaman uang lebih dari sepertiga penghasilan.

Sekalipun kamu punya penghasilan sebesar Rp 10 juta perbulan bukan berarti kamu bisa langsung mengajukan pinjaman sebesar Rp 3 juta. Karena kamu harus memikirkan dulu seberapa besar pengeluaran bulanan kamu.

Jika rasionya lebih besar dari 60% artinya rasio utang kamu juga akan semakin kecil. Sebabnya kamu perlu menyisihkan pendapatan untuk pos lain seperti tabungan, investasi masa depan dan juga donasi.
Memiliki aset cadangan
Ketika kamu memiliki aset cadangan sebetulnya kamu bisa mengajukan pinjaman. Dengan catatan sewaktu-waktu kamu tidak bisa membayar cicilan, kamu bisa menutupinya dengan menjual aset tersebut. Pastikan juga bahwa aset yang kamu miliki bisa dijual dalam waktu singkat.

Aset cadangan yang bisa dijual dengan cepat misalnya seperti perhiasan, laptop atau smartphone. Tapi, sebaiknya miliki aset cadangan yang nilainya tidak cepat susut setiap tahunnya.
Punya tambahan penghasilan
Jika kamu pekerja yang memiliki usaha sampingan, tentu kamu memiliki pendapatan tambahan. Pada saat pekerjaan sampingan menghasilkan pendapatan yang lebih besar, kamu bisa menyimpannya untuk tabungan atau investasi lainnya.

Nah, dalam kondisi seperti ini sebelumnya kamu sudah dianggap cukup layak mengajukan pinjaman. Karena pendapatan tambahan sudah pasti akan memperbesar total penghasilan bulanan.

Yang jelas pendapatan tambahan ini harus konstan. Karena kadang-kadang pendapatan tambahan tidak selalu tetap. Namun, jika dirasa bisa digunakan untuk menutupi cicilan, tidak ada salahnya kamu mengajukan pinjaman dengan rasio yang tidak terlalu berisiko. Misalnya cukup ajukan pinjaman kurang dari 30% dari total pendapatan bulanan.

Dengan catatan pendapatan bulanan yang masuk melalui satu rekening itulah yang bisa kamu ajukan sebagai bukti bahwa riwayat keuangan kamu cukup potensial untuk mendapatkan kemudahan dari perusahaan peminjaman uang seperti Kredivo.

Kredivo adalah salah satu lembaga kredit online yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan. Menariknya nih, lewat Kredivo kamu tak membutuhkan syarat ribet seperti slip gaji atau rekening koran.

Cukup dengan satu akun e-commerce yang sudah digunakan untuk bertransaksi dan akun internet banking, kamu sudah bisa mengajukan pendaftaran lewat opsi premium account lewat aplikasi Kredivo.

Aplikasi Kredivo sudah bisa diunduh di Google Play Store atau App Store. Limit yang diberikan pun bisa hingga Rp 30 juta. Keuntungannya, limit tersebut bisa juga digunakan untuk belanja online, jadi tak hanya bisa diajukan untuk pinjaman tunai saja.

Untuk mendaftar menjadi member Kredivo, kamu harus memenuhi persyaratan berikut:
  • Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Berusia antara 18 sampai 60 tahun
  • Berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon
  • Berpenghasilan minimal Rp 3.000.000 per bulan

Jika sudah memenuhi persyaratan tersebut, kamu bisa langsung melakukan pendaftaran dengan langkah berikut ini;

  • Foto selfie diri dan KTP
  • Bukti tempat tinggal
    • Cicilan express: hubungkan 1 akun e-commerce yang sudah dipakai bertransaksi
    • Cicilan reguler: upload 2 dokumen (STNK, tagihan kartu kredit/telepon/listrik/air, atau Kartu Keluarga)
  • Bukti penghasilan
    • Cicilan express: hubungkan 1 akun internet banking dari rekening gaji
    • Cicilan reguler: upload 2 dokumen (slip gaji, mutasi rekening 2 bulan terakhir, bukti potong pajak)
Proses persetujuan akan ditinjau dalam waktu kurang dari 24 jam. Setelah mendapatkan notifikasi persetujuan, kamu bisa cek dashboard di aplikasi Kredivo berapa limit yang kamu dapatkan. Saat itu juga, kamu sudah bisa mengajukan pinjaman tunai melalui aplikasi Kredivo.


Read More