Sabtu, 08 Desember 2018

Kampung Berseri Astra : Mengenal Lebih Dekat Desa Keputih

Kepedulian Astra International (Tbk.) terhadap perkembangan dan kemajuan bangsa Indonesia tidak bisa dipandang sebelah mata. Hal ini dibuktikan dengan adanya program Kampung Berseri Astra (KBA). Di mana dengan program ini Astra berkomitmen untuk mendukung kampung-kampung yang ada di Indonesia untuk menjadi kampung yang lebih produktif dan mandiri.

Perlu diketahui bahwa KBA ini terbagi dalam 5 macam kampung, yakni kampung budaya, kampung produktif, kampung hijau, kampung wisata dan kampung cyber. Seleksi yang dilakukan untuk memilih kampung sebagai KBA pun sangat selektif yaitu dengan merujuk pada 4 pilar CSR (corporate social responsibility) yang meliputi kesehatan, kewirausahaan, lingkungan dan pendidikan. 



Hingga hari ini kampung yang terdaftar sebagai KBA sudah berjumlah 77 kampung.  Salah satunya adalah Kampung Keputih, di kecamatan Sukolilo, Surabaya. Kampung ini sudah dinaungi KBA sejak 2015 lalu dan sampai saat ini masih terus mengembangkan potensinya.

Kampung Keputih ini terpilih menjadi KBA karena dinilai telah memenuhi kriteria yang ditentukan oleh Astra. Ada tiga aspek yang menjadi tolok ukur, yakni tata lingkungan yang baik, warga kampung mempunyai sifat gotong royong dan adanya kemudahan akses untuk melakukan sosialisasi serta adanya pengawasan program tanggung jawab sosial.

Dekat Dengan Lokasi Pembuangan Sampah

Berbeda dari kampung-kampung lainnya, KBA Kampung Keputih ini berada di dekat lokasi pembuangan sampah. Tapi menariknya, kampung ini justru didaulat sebagai kampung yang terbebas dari sampah. Hal ini tidak terlepas dari peran serta warga kampung dalam mengelola sampah yang ada.

Dari sektor lingkungan ini Kampung Keputih memang terbukti unggul. Warga dari kampung ini mempunyai kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dengan pengelolaan sampah yang tepat. 

Meski dikenal sebagai kampung yang lokasinya berdekatan dengan tempat pembuangan sampah, namun bukan berarti ini membuat warga setempat menyerah dan tidak lagi peduli pada kebersihan lingkungan. Ya, sebaliknya, warga Keputih justru semangat belajar mengelola sampah.

Bukan hanya itu saja, warga Keputih juga membudidayakan tanaman toga di halaman rumah. Tanaman ini dapat dimanfaatkan sebagai obat. Jadi, selain menjaga kebersihan lingkungan dengan pengelolaan sampah yang tepat, warga juga ingin menjaga kesehatan dengan mengandalkan bahan-bahan alami. 

Mendirikan UKM

Kampung yang terpilih sebagai KBA tak hanya diberi pelatihan namun juga terus didampingi hingga mampu menjadi kampung yang mandiri. Begitu pula dengan Kampung Keputih ini di mana para warganya mulai merambah di bidang usaha. Hari ini sudah banyak UKM yang bermunculan yang diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian warga sehingga angka pengangguran dapat dihilangkan.

Bidang usaha yang dilakoni oleh warga Kampung Keputih ini juga bermacam-macam. Mulai dari usaha pembuatan kerupuk, pembuatan tempe, budidaya jamur tiram hingga pengeloaan sari kedelai. Seiring berjalannya waktu, ini membuat warga Keputih menjadi warga yang mandiri secara finansial.

Warga Sejahtera Bersama Astra

Pendampingan yang diberikan oleh Astra benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh warga Keputih. Hal ini juga sejalan dengan komitmen Astra yang terus berupaya membimbing, mendampingi serta memfasilitasi warga kampung untuk dapat mewujudukan impian mereka. 

Warga didampingi untuk mengembangkan potensi diri dan potensi lingkungan. Tidak hanya menjadi individu yang mandiri dan produktif, Kampung Keputih juga unggul dengan potensi lingkungan yang dimiliki. Tujuan akhir dari program Kampung Berseri Astra ini adalah dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. Dengan begitu kehidupan masyarakat akan lebih sejahtera.


EmoticonEmoticon